Sunday, August 10, 2014

Saran Finansial Untuk Kesuksesan Anak Muda Sebelum Umur 25 tahun (part 2)

Berikut lanjutan dari Posting sebelumnya mengenai "Saran Finansial Untuk Kesuksesan Anak Muda Sebelum Umur 25 tahun (part 1)"


9. Gengsi Tidak Ditentukan Oleh Seberapa Keren Gadget-Mu
Punya iPod, MacBook Pro, iPad, tablet Android dengan resolusi tinggi dan iMac seakan jadi tanda bahwa kamu sudah berhasil. Yup, kepemilikan gadget sering jadi pengeluaran besar untuk anak muda usia 20-an yang baru mulai belajar menghasilkan uang sendiri.

Bisa menggenggam barang-barang berteknologi tinggi yang harganya berkali-kali lipat dari gajimu jadi hal yang bisa kamu banggakan di depan teman-teman sejawat. Padahal kesuksesan dan gengsi tidak hanya ditentukan dari gadget, loh.

Bisa mengatur uang, memiliki instrumen investasi yang stabil dan punya simpanan untuk dana darurat akan lebih membuatmu terhindar dari bencana finansial. Gadget secanggih apapun tidak akan bisa menyelamatkanmu dari kebutuhan mendadak. Justru uang tabungan dan investasi lah yang bisa.


10. Tidak Usah Apply Kartu Kredit Selama Kamu Masih Belum Perlu

Kartu kredit memang menawarkan promo dan berbagai kemudahan yang menggoda. Tapi jika tidak hati-hati, kamu bisa terjebak di lingkaran hutang berbunga tinggi. Ada baiknya kamu menebalkan iman untuk menghindari godaan SPG kartu kredit yang bermulut manis.

Biasakan membayar semua kebutuhan secara tunai. Kalau terpaksa harus pakai kartu, gunakan kartu debet dari rekening yang ditujukan untuk pengeluaran rutin. Dengan cara ini kamu bisa lebih tegas pada diri sendiri untuk mengeluarkan uang sesuai dengan pemasukan yang kamu miliki.

Menghindari menggunakan kartu kredit sama dengan menghindari hutang dan bunga yang berlipat ganda.





11. Jangan Terlalu Lama Nge-Kos, Pertimbangkan Untuk Mulai Mencicil KPR

Biaya sewa kamar kos memang tidak terasa begitu memberatkan tiap bulannya. Apalagi jika kamu pintar memilih kamar kos yang murah dan nyaman. Tapi, jika dihitung dalam jangka panjang anggaran untuk sewa kos bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain. Lagian kamu nggak mau kan selamanya jadi anak kos?

Setelah 5-7 tahun bekerja, ada baiknya kamu mulai mempertimbangkan untuk mencicil rumah lewat proses KPR. Melalui proses ini kamu yang sudah punya pengalaman kerja minimal 2 tahun bisa mengajukan pinjaman ke bank untuk mendapatkan dana yang bisa digunakan untuk melunasi rumah idaman.

Kenapa 5-7 tahun? Kenapa tidak setelah 2 tahun bekerja, langsung saja ajukan agunan KPR? Karena agar KPR-mu disetujui, kamu perlu punya uang muka sebesar minimal 30% dari harga rumah yang ingin kamu beli. Waktu 5-7 tahun perlu untuk mengumpulkan dana down payment (DP) rumah.

Cicilan KPR juga jadi alasan penting kenapa kamu harus menghindari kartu kredit. Cicilan kartu kredit yang tidak dibayar tepat waktu bisa menurunkan performa kreditmu, hingga bukan tidak mungkin bank bisa menolak pengajuan pinjaman KPR yang kamu berikan.

Padahal sekarang hampir mustahil kamu bisa beli rumah secara kontan tanpa bantuan bank. Kecuali kalau orang tuamu tuan tanah atau raja minyak, sih. Cicilan KPR memang akan terasa memberatkan dalam beberapa puluh tahun hidupmu.

Tapi dengan punya rumah sendiri kamu akan jauh lebih secure secara finansial. Lagipula rumah itu juga bisa jadi investasi properti yang menguntungkan, bukan?


12. Mulailah Belajar Untuk Berinvestasi

salah satu cara agar kamu aman secara finansial sampai tua nanti adalah dengan belajar berinvestasi sedari muda.

Berbagai instrumen investasi bisa kamu jajal. Mulai dari valuta asing, reksa dana, bermain di pasar modal hingga menjajal investasi properti. Intinya jangan biarkan uangmu diam saja di bank. Manfaatkan uang simpanan yang kamu miliki untuk menghasilkan uang yang lebih banyak melalui investasi.


13. Buka Jalan Untuk Menjadi Wirausaha

Amat jarang orang yang bisa jadi miliuner tapi seumur hidupnya jadi karyawan. Biasanya mereka yang sangat sukses dalam bidang finansial berani mengambil resiko dengan berusaha memulai usaha sendiri. Tidak perlu drastis meninggalkan pekerjaanmu sekarang kalau kamu belum sepenuhnya yakin.

Cobalah memulai usaha di bidang yang kamu minati secara paruh waktu dulu. Toh sekarang banyak kemudahan teknologi yang bisa membantumu.

Kamu bisa menjalankan usahamu via online sehingga bisa kamu kerjakan di sela-sela kesibukan pekerjaan kantoranmu. Saat sudah benar-benar menghasilkan, barulah kamu bisa keluar dari pekerjaan rutinmu dan fokus ke bisnis yang ingin kamu rintis.


14. Hidup Susah Tidak Masalah Untuk Sementara Waktu

Tidak pernah ada kesuksesan yang datang dalam semalam. Bahkan Wu Shihong, manajer IBM dan Microsoft saja memulai karirnya dari menjadi tenaga cleaning service. Orang sesukses dia saja memulai karirnya dari bawah.

Jadi, jangan takut mulai bekerja dengan gaji rendah. Jangan takut tinggal di kos atau kontrakan sederhana selama beberapa waktu. Jangan takut gak punya mobil keren dan malah pakai angkutan umum demi bisa berinvestasi.

Jangan takut terlihat kalah trendi dari lingkungan sekitarmu. Ingat, kamu sedang prihatin mencoba hidup sedikit susah demi kekayaan yang akan kamu nikmati di masa depan.


15. Sisihkan Uang Untuk Asuransi Kesehatan Dan Rencanakan Dana Pensiun

Meskipun perusahaanmu sudah memberikan asuransi kesehatan, tapi asuransi kesehatan korporat biasanya tidak menanggung beberapa kasus khusus. Dana kesehatan perlu kamu rencanakan dari awal, jika tidak ingin bangkrut mendadak karena anggaran pos kesehatan.

Sisihkan uangmu untuk membayar premi asuransi kesehatan yang lebih menyeluruh. Ambil pula tabungan rencana untuk mempersiapkan dana pensiun. Kebanyakan anak muda merasa bisa menunda merencanakan dana pensiun. Padahal sejak gaji pertamamu masuk ke rekening, kamu dan persiapan dana pensiun seakan sudah berkejaran dengan waktu.


16. Bekerjalah Sekeras Mungkin, Bekerjalah Secerdas Mungkin

Ini yang paling penting dari semuanya. Walau kamu sudah berinvestasi, sudah memiliki pendidikan OK, tapi jika kamu tidak punya semangat juang maka ucapkan selamat tinggal pada kekayaan yang diharapkan. Selagi kamu masih muda, maksimalkan waktumu untuk fokus kerja-kerja dan kerja.

Datanglah paling pagi ke kantor, kerjakan pekerjaanmu semaksimal mungkin. Gunakan waktu yang kamu miliki dengan taktis. Tunjukkan kemampuan terbaikmu setiap hari. Manfaatkan teknologi dan sarana yang ada untuk membantu pekerjaanmu.

Bekerjalah dengan efektif dan efisien agar kamu tidak menyia-nyiakan kemampuan yang kamu miliki. Tidak hanya bekerja kera, kamu juga perlu bekerja cerdas.



Itu tadi saran-saran finansial yang cocok diaplikasikan oleh kamu yang baru berusia 20-an. Semoga dengan melakukan hal tersebut kamu bisa menapaki hidup yang lebih tertata dan membawa banyak manfaat bagi diri dan sesama, ya.

Semoga kehidupanmu menyenangkan!



sumber : hipwee

No comments:

Post a Comment